Friday, 25 October 2013

Akhlak Seorang Murid Terhadap Guru

Di antara adab-adab yang telah disepakari adalah adab murid kepada syaikh atau gurunya. Imam Ibnu Hazm berkata: “Para ulama bersepakat, wajibnya memuliakan ahli al-Qur’an, ahli Islam dan Nabi. Demikian pula wajib memuliakan kholifah, orang yang punya keutamaan dan orang yang berilmu.” (al-Adab as-Syar’iah 1/408) 

Sesungguhmya adab yang mulia adalah salah satu faktor penentu kebahagiaan dan keberhasilan seseorang. Begitu juga sebaliknya, kurang adab atau tidak beradab adalah alamat (tanda) jelek dan jurang kehancurannya. Tidaklah kebaikan dunia dan akhirat kecuali dapat diraih dengan adab, dan tidaklah tercegah kebaikan dunia dan akhirat melainkan karena kurangnya adab. (Madarijus Salikin, 2/39)
Berikut ini beberapa adab yang selayaknya dimiliki oleh penuntut ilmu ketika menimba ilmu kepada gurunya. Sebagai nasehat bagi kami, selaku seseorang yang masih belajar dan nasehat bagi saudara-saudara kami seiman yang sedang dan ingin menimba ilmu.

Ingatlah wahai para murid yang mempunyai tatakrama,bahwasannya guru ketika mendidik kamu sngat sulit diantaranya : 
  1. Mendidik akhlak kalian;
  2. Mengajarkan ilmu yang bermanfaat dan memberikan nasihat yang baik, kesemuanya itu agar kamu bahagia seperti orang tua membahagiakan anaknya dan mengharapkan masa depan kalian berpendidikan.
Ada pun adab seorang murid terhadap gurunya adalah sebagai berikut :
  1. Muliakanlah guru kalian seperti apa kamu memuliakan orang tua kalian.
  2. Ketika kamu duduk dihadapan guru maka duduklah dengan sopan.
  3. Berbicaralah dengan sopan
  4. Jangan sekali-kali kamu memotong pembicaraan gurumu akan tetapi kamu menunggu sampai selesai pembicaraannya.
  5. Dengarkanlah apa yang disampaikan gurumu dari pelajaran.
  6. Ketika kamu tidak faham dengan suatu pelajaran maka tanyakanlah degan sopan santun dengan mengangkat tangan terlebih dahulu sampai guru kamu mengizinkan kamu bertanya.
  7. Ketika guru kamu bertanya kepada kamu, jawablah dengan baik dan jangan sampai menjawab dengan jawaban yang lainnya karena hal itu tidak ada dalam adab atau tatakrama.
  8. Jangan menunjuk-nunjuk bahawa kamu mempunyai kemampuan yang melebihi guru
  9. Jangan merasakan diri kamu lebih hebat dari guru, kerana itu merupakan sifat syaitan
  10. Jauhilah daripada menduga guru dengan perkara-perkara yang mengguriskan perasaannya.
Kemudian apabila kamu ingin menyenangkan guru kamu maka tetapkanlah kewajibanmu diantaranya :
  1. Bersegera hadir setiap hari dan jangan sampai terlambat kecuali ada alasan yang membenarkan
  2. Segera masuk ke kelas.
  3. Faham dalam segala pelajaran.
  4. Menghafalkan dan menela’ah atau mempelajari kembali  pelajaran.
  5. Menjaga kebersihan di buku kalian dan diperalatan pembelajaran kalian.
  6. Patuh terhadap perintah guru.
  7. Jangan memperkecilkan kebolehan guru
  8. Jangan sampai marah ketika gurumu mendidik kalian karena mendidik kamu suatu kewajiban dan hendaklah bersyukur dan tidak sombong.
  9. Mendo’akannya, dengan do’a sebagai berikut :


اللهم اغفر للمعلمين واطل اعمارهم وبارك لهم في كسبهم ومعاشهم واظلهم تحت ظلك فانهم يعلمون كتابك المنزل

Artinya : “Ya Allah, ampunillah orang-orang yang mengajar, panjangkanlah umur mereka, berkailah usaha dan kehidupan mereka, dan lindungilah mereka dibawah perlindungan-Mu. Karena sesungguhnya merekalah yang mengajar kitab yang Engkau turunkan”.

No comments:

Post a comment